Tim Inklusi Lakukan Pengecekan Fasilitas Disabilitas di Stasiun Rangkas Bitung

Dipublikasikan: 03 Jun 2026

Sebagai wujud nyata komitmen dalam menciptakan transportasi publik yang ramah dan setara bagi semua kalangan, Tim Inklusi menyelenggarakan kegiatan inspeksi langsung terhadap prasarana fasilitas bagi penyandang disabilitas di Stasiun Rangkasbitung pada tanggal 11 Mei 2026. Dalam kegiatan krusial ini, Tim Inklusi diwakili oleh Subhan, seorang perwakilan disabilitas yang menguji keandalan aksesibilitas stasiun menggunakan kursi roda secara langsung. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap elemen infrastruktur yang tersedia di stasiun tidak hanya memenuhi standar regulasi, melainkan benar-benar berfungsi optimal dan memberikan kemudahan mobilitas bagi para penumpang berkebutuhan khusus.

Fokus utama pengujian lapangan ini diarahkan pada aspek-aspek vital yang menjadi penunjang pergerakan penumpang disabilitas dari area luar menuju peron kereta. Penilaian menyeluruh mencakup kelayakan jalur pemandu tekstil (guiding block) bagi tunanetra, landasan miring (ramp) untuk pengguna kursi roda, serta aksesibilitas penanda arah (signage) seperti papan petunjuk loket masuk yang terintegrasi secara visual. Melalui penelusuran mandiri ini, tim dapat mengidentifikasi setiap hambatan fisik terkecil maupun potensi kendala operasional yang berisiko mengurangi kenyamanan dan keamanan pengguna jasa.

Selama proses pengecekan berlangsung, perwakilan Tim Inklusi turut didampingi oleh jajaran manajemen dan petugas operasional Stasiun Rangkasbitung serta instansi terkait. Kehadiran para petugas di lapangan bertujuan untuk mendengarkan langsung masukan objektif dan rekomendasi perbaikan berbasis pengalaman pengguna nyata (user experience). Dialog interaktif yang terbangun di area stasiun memastikan adanya pemahaman yang selaras antara kebutuhan penyandang disabilitas dengan langkah teknis yang harus diambil oleh pihak pengelola transportasi ke depan.

Hasil dari inspeksi ini akan disusun menjadi dokumen evaluasi komprehensif sebagai acuan untuk melakukan perbaikan, perawatan, dan peningkatan prasarana secara berkala. Melalui sinergi yang kuat antara Tim Inklusi dan pihak pengelola stasiun, diharapkan Stasiun Rangkasbitung dapat terus bertransformasi menjadi simpul transportasi yang sepenuhnya inklusif. Standarisasi fasilitas yang tanggap terhadap kebutuhan disabilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian masyarakat rentan dalam bermobilitas menggunakan moda kereta api.

Artikel Lainnya

Tingkatkan Aksesibilitas Transportasi Laut, PT ASDP Bersama Tim Inklusi Kemenhub dan GAUN Cek Sarana Prasarana Pelabuhan

Baca Artikel →

Kemenhub perkuat transportasi inklusif bagi kelompok rentan

Baca Artikel →

Wujudkan Transportasi Berkeadilan, Tim Inklusi Disabilitas Kemenhub Gelar Program Mudik Disabilitas 2026

Baca Artikel →